Senin, 16 Mei 2011

Pempek ohh Pempekk

 thumbup

Pempek atau Empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa pempek pusatnya adalah Palembang karena hampir di semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya.
Penyajian pempek ditemani oleh saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau cuko (bahasa Palembang). Cuko dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, udang ebi dan cabe rawit tumbuk, bawang putih, dan garam. Bagi masyarakat asli Palembang, cuko dari dulu dibuat pedas untuk menambah nafsu makan.



Namun seiring masuknya pendatang dari luar pulau Sumatera maka saat ini banyak ditemukan cuko dengan rasa manis bagi yang tidak menyukai pedas. Cuko dapat melindungi gigi dari karies (kerusakan lapisan email dan dentin). Karena dalam satu liter larutan kuah pempek biasanya terdapat 9-13 ppm fluor. satu pelengkap dalam menyantap makanan berasa khas ini adalah irisan dadu timun segar dan mie kuning.



Jenis pempek yang terkenal adalah "pempek kapal selam", yaitu telur ayam yang dibungkus dengan adonan pempek dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga yang lain seperti pempek lenjer, pempek bulat (atau terkenal dengan nama "ada'an"), pempek kulit ikan, pempek pistel (isinya irisan pepaya muda rebus yang sudah dibumbui), pempek telur kecil, dan pempek keriting.
Pempek bisa ditemukan dengan gampang di seantero Kota Palembang. Ada yang menjual di restoran, ada yang di gerobak, dan juga ada yang dipikul. Juga setiap kantin sekolah pasti ada yang menjual pempek. Tahun 1980-an, penjual pempek biasa memikul 1 keranjang pempek penuh sambil berkeliling Kota Palembang jalan kaki menjajakan makanannya.



Menurut sejarahnya, pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Cina ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan Palembang-Darussalam. Nama empek-empek atau pempek diyakini berasal dari sebutan "apek", yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina.
Berdasarkan cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi yang belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Ia kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan "pek … apek", maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek atau pempek.

Bahasa Indonesia Penuhi Syarat Jadi Bahasa Dunia dan di Seoul juga ada Pidato Bahasa



JAKARTA – Mimpi bangsa Indonesia menjadikan bahasa Indonesia menjadi bahasa dunia, masih terbuka luas. Bahasa Indonesia memiliki syarat untuk menjadi bahasa dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Ahli Sastra dan Sosial Budaya Universitas Indonesia, Maman Soetarman Mahayana kepada okezone, beberapa waktu lalu.

“Sebetulnya berdasarkan syarat sudah memenuhi untuk dijadikan bahasa dunia,” ujar Maman.

Maman mengatakan, syarat yang sudah terpenuhi antara lain jumlah penutur bahasa Indonesia lebih besar dibanding penutur bahasa Inggris. Selain itu, luas penyebaran bahasa Indonesia sudah merambah ke berbagai negara di dunia dan banyak dipelajari oleh warga negara lain. Saat ini saja sudah banyak perguruan tinggi di kota-kota besar di banyak negara yang mengajarkan bahasa Indonesia.

Hal senada diungkapkan Mariyanto, pendiri komunitas Ikatan Pecinta Bahasa Indonesia ini mengaku, potensi bahasa Indonesia menjadi bahasa dunia sangat memungkinkan. Hal ini dapat dilihat dari mudahnya menggunakan bahasa Indonesia.

Menurutnya, dalam bahasa Indonesia tidak mengenal tenses atau pembagian yang terdiri dari saat ini, yang akan datang atau waktu lampau, seperti yang ada pada bahasa Inggris dan bahasa Arab.

Mariyanto menegaskan, selain harus optimistis bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa dunia, yang perlu menjadi perhatian adalah kemauan dari masyarakat Indonesia sendiri untuk menggolkan impian tersebut.

“Harus dari masyarakat Indonesianya sendiri, kalau masyarakatnya lebih bangga dengan bahasa asing, bagaimana mungkin bahasa Indonesia bisa mendunia,” ungkap Mariyanto kepada okezone dalam wawancara terpisah, belum lama ini.

Selain itu, menurut Maman, hal sulit yang dihadapi jika ingin bahasa Indonesia mendunia adalah perlunya dukungan politik dari pemerintah Indonesia. Pasalnya, kemauan untuk mengganti bahasa dunia ada pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang notabene, lanjut dia, dikuasai oleh Amerika Serikat.

“Peluang itu ada saja, tinggal kemauan PBB. Cuma masalahnya PBB dikuasai Amerika Serikat, itu yang mungkin agak sulit. Kemudian tinggal kemauan ahli bahasa dan menteri luar negeri harus mampu meloby, karena ini juga persoalan politik,” ungkapnya.

Sebetulnya, menurut Maman, bahasa Indonesia sudah diterima di kawasan ASEAN, walaupun belum secara resmi. Namun, lanjut dia, bahasa Indonesia sudah banyak digunakan seperti di negara Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan negara lainya. Hanya persoalan dialek yang berbeda-beda di tiap negara.

Bukti negara lain juga mempelajari bahasa Indonesia juga terjadi di Korea Selatan. Maman mencontohkan, di KBRI Seoul Korea Selatan tiap tahunnya diselenggarakan lomba pidato menggunakan bahasa Indonesia yang pesertanya khusus warga Korea Selatan.

Dia melihat, antusiasme yang tinggi dari warga Korea dalam mengikuti pidato bahasa Indonesia ini merupakan bentuk pemerintah melalui KBRI ingin menyebarkan pengaruh budaya dan bahasa Indonesia kepada negara lain, sekaligus menjadi bukti bahwa negara lain pun turut menyukai bahasa Indonesia.

12 NEGARA INTERNET TERCEPAT DI DUNIA (Indonesia urutan ke-138)

Tiap tahun jumlah pengguna internet di dunia meningkat pesat dan diiringin dengan perkembangan teknologi yang mendampinginnya (Baca: Daftar Jumlah Pengguna Internet Dunia 1995-2008.) Peningkatan ini terjadi karena internet memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan, sains, informasi up to date, relasi (situs jejaring), hingga ekonomi, bisnis, politik dan religi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet atau lebih dikenal e-commerce.

Besarnya pengaruh (sisi positif) internet membuat negara-negara maju berlomba memperbesar infrastruktur, jaringan dan teknologi internet. Bagi pemerintah bersama stakeholder (provider/operator) negara-negara maju, mereka telah memperbesar kecepatan internet hingga angka fantastis bila dibanding dengan negara seperti Indonesia. Adalah negara Korea Selatan yang menjadi negara dengan akses internet tercepat, yang disusul Jepang.

Berikut 12 Negara (Wilayah) dengan kecepatan Internet tertinggi


Spoiler for Rank Negara Dengan Kecepatan Akses: 
Rank Negara Kecepatan Akses
1 Korea Selatan 21,71 Mb/s
2 Jepang 16.00 Mb/s
3 Aland Island 15.02 Mb/s
4 Lithuania 13.44 Mb/s
5 Latvia 13.35 Mb/s
6 Swedia 13.26 Mb/s
7 Romania 12.85 Mb/s
8 Belanda 12.32 Mb/s
9 Bulgaria 12.02 Mb/s
10 Republik Moldova 10.00 Mb/s
11 Hong Kong (China) 9.52 Mb/s
12 Slovakia 8.92 Mb/s
– – –
28 Amerika Serikat 5.1 Mb/s (Update)
– – –
138 Indonesia 1.21 Mb/s 

Sumber : Speedtest (Update 14 Okt 2009)

Tabel diatas menunjukkan kecepatan rata-rata akses internet yang berhasil diolah oleh speedtest.net. Dari kecepatan tersebut, maka waktu rata-rata untuk mengakses sebuah situs di Korea atau Jepang hanya dibutuh waktu hitungan detik Hal yang berbeda dengan Indonesia, yang membutuh waktu beberapa detik hingga belasan bahkan puluhan detik 
Internet di Indonesia : Sudah Lemot, Mahal Pula 
Kecepatan yang Lemot 

Minggu, 15 Mei 2011

10 ponsel terlaris sepanjang 2010

Setelah merilis daftar 10 ponsel terlaris setiap bulannya, Krusell kini merilis daftar 10 ponsel terlaris sepanjang 2010. Apakah ponsel Anda masuk di dalam daftar?

Jika Anda pengguna iPhone, Anda boleh berbangga hati. Kebesarannya belum ada yang menandingi sepanjang tahun lalu. Hal ini dapat dilihat dari dua produknya yang masuk daftar "panas", yaitu iPhone 4 dan iPhone 3G.

Bahkan, dalam tiga bulan terakhir, termasuk Oktober, November, dan Desember, iPhone 4 berturut-turut menjadi ponsel terlaris.

Jika dilihat berdasarkan merek, Nokia masih menguasai daftar 10 ponsel terlaris tersebut. Sebanyak empat dari 10 ponsel terlaris yang terpilih adalah produk Nokia, yaitu Nokia 3720 Classic, Nokia E52, Nokia 6700 Classic, dan Nokia 6303 Classic.

Sedangkan HTC dan Samsung masing-masing menyumbangkan dua produk dalam daftar tersebut, meliputi HTC HD2, HTC Desire, Samsung I9000 Galaxy S, dan Samsung B2100.

Berikut daftar lengkap 10 ponsel terlaris sepanjang 2010 versi Krusell:
Apple iPhone 4
1. Apple iPhone 4
2. Nokia 3720 Classic
3. HTC HD2
4. Apple iPhone 3G
5. Nokia E52
6. Samsung I9000 Galaxy S
7. Nokia 6700 Classic
8. HTC Desire
9. Nokia 6303 Classic
10. Samsung B2100

"Melihat daftar di atas, perspektif yang paling menarik diamati mungkin campuran dari model ponsel yang memikat hati pembeli ponsel dan casing sepanjang tahun lalu," kata Ulf Sandberg, chief executive officer (CEO) Krusell, dalam keterangan pers, Jumat 7 Januari 2011.

"Daftar ini tak hanya dihuni oleh ponsel-ponsel kelas atas, tetapi ternyata ponsel konvensional seperti Nokia 3720 dan 6700 Classic banyak peminatnya. Memang, daftar ini membuktikan bahwa era smartphone semakin terasa, tetapi jangan lupa jika ada sekelompok segmen besar yang masih menginginkan perangkat sederhana dan mudah digunakan," ujar Sandberg.

Seperti diketahui, pemilihan 10 ponsel di atas didasari pada daya serap konsumen terhadap produk-produk casing (pembungkus) ponsel sepanjang 2010, termasuk perangkat serta pernak-pernik portabelnya, yang diproduksi Krusell sebanyak lebih dari tiga juta unit rata-rata per tahun.

Daftar keluaran produsen pernak-pernik perangkat elektronik dan ponsel asal Swedia ini cukup unik mengingat data yang terkumpul merepresentasikan penjualan ponsel di enam benua dan lebih dari 70 negara di seluruh dunia.

Kamis, 12 Mei 2011

Perpustakaan UI baru "Terbesar di ASIA"




Quote:
SKETSA
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
UI Bangun Perpustakaan Terbesar di Asia
Universitas Indonesia (UI) Depok berencana membangun perpustakaan terbesar di Asia di lahan seluas 24.000 m2 dengan nama Kristal Knowledge. Rencananya perpustakaan tersebut akan mengoleksi 5 juta judul buku dari pelbagai bidang keilmuan.

Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Soemantri mengatakan, target pembangunan dijadwalkan rampung pada Desember tahun ini. "Kepada saudara yang ingin melanjutkan ke jenjang program S2 dan S3 di UI nanti dapat ikut menikmati fasilitas perpustakaan terbesar di Asia ini," katanya.

Gumilar mengklaim, Kristal Knowledge baru dapat difungsikan tahun 2010. Perpustakaan ini juga merupakan pengembangan dari perpustakaan yang telah ada sebelumnya. Artinya, dari sisi luas, banyaknya buku, tata letak, dan suasana Kristal Knowledge lebih mumpuni ketimbang UPT Perpustakaan Pusat saat ini.

UPT, kata Gumilar, berdiri di lahan seluas 5.926 m2. Yang bangunananya terdiri dari dua bangunan, yaitu Gedung A (1.764 m2) yang berlantai 2, dan Gedung B (4.162 m2) yang berlantai 4.

Lokasinya berdekatan dengan Gedung Rektorat, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Budaya (dulu Fak Sastra) dan menara air. "Rencana strategis UI pada tahun 1998-2003 adalah menetapkan agar UPT Perpustakaan UI menjadi Perpustakaan Universitas Indonesia yang modern menuju Universitas Riset. Sekarang lebih maju lagi," kata dia.

Menurutnya, Kepala UPT Perpustakaan Pusat bertanggung jawab secara langsung kepada rektor, melalui wakil rektor I (Bidang Akademik) dan berfungsi sebagai koordinator untuk perpustakaan-perpustakaan fakultas. Sementara perpustakaan fakultas bertanggung jawab kepada dekan fakultas masing-masing.

Seluruh kepala perpustakaan fakultas dan kepala perpustakaan UI mengadakan pertemuan koordinasi secara berkala. "Kedudukan, tugas pokok, dan fungsi Sistem Perpustakaan Universitas Indonesia Terpadu itu dikukuhkan dengan Keputusan Rektor No 230/SK/R/UI/1999, tanggal 16 Agustus 1999," ujar Gumilar.

Lebih lanjut, kata Gumilar, UI memiliki 12 perpustakaan fakultas, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Matematika da Ilmu pengetahuan Alam, Fakultas Tehnik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Ilmu Keperawatan.

"Kristal Knowledge dirancang oleh mahasiswa UI. Perpustakaan ini diharap menjadi perpustakan moderen yang mampu memberikan gebrakan baru," ujarnya.
Quote:
Langsung aja gan ini dia foto-foto perpustakaan UI yang baru


Quote:
Ini adalah foto-foto Perpustakaan Baru UI, yang diambil di Hari Pendidikan Nasional, Senin 2 Mei 2011 yang lalu. Foto ini diambil oleh Bapak R. Yugo K. Isal, Drs, M.Sc
Quote:

Spoiler for 1: 




Spoiler for 2: 




Spoiler for 3: 




Spoiler for 4: 




Spoiler for 5: 




Spoiler for 6: 




Spoiler for 7: 




Spoiler for 8: 




Spoiler for 9: 




Spoiler for 10: 




Spoiler for 11: 




Spoiler for 12: 




Spoiler for 13: 




Spoiler for 14: 




Spoiler for 15: 




Spoiler for 16: 




Spoiler for 17: 




Spoiler for 18: 




Spoiler for 19: 




Spoiler for 20: 




Spoiler for 21: 




Spoiler for 22: 




Spoiler for 23: 




Spoiler for 24: 




Spoiler for 25: 




Spoiler for 26: 




Spoiler for 27: 




Spoiler for 28: 




Spoiler for 29: 




Spoiler for 30: 




Spoiler for 31: 




Spoiler for 32: 




Spoiler for 33: 




Spoiler for 34: 




Spoiler for 35: